Banner Ujarku

UMKM Kukar Semakin Berkembang, Pemerintah Siapkan Klinik UMKM dan Akses Digital

Ujarku.co – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kutai Kartanegara terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah. Kepala Bidang Pemberdayaan UKM, Fathul Alamin, menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mendampingi dan memperkuat UMKM agar mampu bersaing serta berkembang di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Dinas memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM, mencakup pengelolaan usaha, strategi pemasaran, hingga manajemen keuangan. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk mendukung UMKM lokal,” ujar Fathul.

Salah satu contoh sukses dari pembinaan ini adalah Dapur Pelangi, sebuah UMKM binaan yang telah berhasil mengelola usaha secara profesional, baik dari segi produksi maupun keuangan. “Dapur Pelangi kini menjadi percontohan bagi UMKM lainnya karena kemampuannya dalam memproduksi dan mengelola keuangan secara baik,” tambahnya.

Dinas Koperasi dan UKM Kukar memberikan pendampingan yang disesuaikan dengan karakteristik setiap usaha. Program pelatihan dilengkapi modul spesifik sesuai jenis usaha, sehingga pelaku UMKM dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh.

Tak hanya itu, Diskop UKM bekerja sama dengan perbankan dan lembaga keuangan untuk memberikan kemudahan akses permodalan. “Bagi UMKM dengan potensi besar namun terkendala modal, pemerintah memberikan akses permodalan agar mereka dapat memperbesar skala usaha,” jelas Fathul.

Di era digital, Diskop UKM Kukar menyadari pentingnya teknologi untuk memperluas pasar. Oleh karena itu, pelatihan mengenai penggunaan media sosial dan e-commerce menjadi salah satu program utama mereka. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan omzet UMKM di pasar lokal maupun nasional.

Untuk mempermudah pelayanan kepada pelaku UMKM, Dinas Koperasi dan UKM Kukar telah membangun Klinik UMKM di sejumlah kecamatan. Hingga tahun 2024, tujuh klinik UMKM direncanakan beroperasi, di antaranya di Muara Jawa, Sangasanga, dan Tenggarong Seberang. Klinik ini akan menjadi pusat layanan dan pembinaan bagi para pelaku UMKM.

Fathul menekankan peran vital UMKM dalam perekonomian nasional. “UMKM menyumbang 60,51 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap hampir 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia. Di Kukar, kami optimistis pelaku UMKM akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah,” pungkasnya.

Dengan berbagai program pembinaan, pelatihan, dan akses digital, Diskop UKM Kutai Kartanegara berharap UMKM di wilayahnya dapat terus berkembang dan menjadi penopang utama ekonomi daerah.

Tag Berita

Bagikan

Komentar