Ujarku.co – Usai menunaikan Salat Idul Adha 1446 H, wakil bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, menyempatkan diri melakukan ziarah ke makam keluarganya di Kecamatan Samboja. Tradisi ini rutin dilaksanakannya setiap tahun sebagai ungkapan penghormatan dan doa bagi almarhum keluarga.
Rendi mengatakan bahwa ziarah merupakan momen refleksi yang sangat penting. Ia menekankan bahwa selain mendoakan yang telah pergi, ziarah juga menjadi pengingat bagi setiap manusia akan kefanaan hidup dan pentingnya amal baik selama masih hidup.
Dalam kesempatan yang sama, ia mengajak masyarakat agar menjadikan Idul Adha juga sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. “Kita harus memperbanyak amal baik dan menjaga hubungan dengan sesama,” ujarnya.
Menurut Rendi, ziarah tidak hanya berdimensi spiritual tetapi sekaligus sosial karena membantu memperkuat ikatan keluarga serta komunitas di tingkat lokal. Tradisi ini dianggap sebagai bagian dari budaya daerah yang memperkokoh kebersamaan.
Usai melakukan ziarah, Rendi bersama keluarga kemudian menerima kunjungan silaturahmi dari pejabat Pemkab Kukar dan masyarakat yang datang ke kediamannya. Kegiatan ini menandakan bahwa rangkaian Idul Adha tidak hanya bersifat ibadah tetapi juga perekat sosial.
Rendi berharap agar semangat ziarah dan silaturahmi ini tidak hanya terjadi pada hari raya saja, tetapi bisa menjadi tradisi yang terus dijaga sepanjang tahun. Dengan demikian, nilai-nilai keagamaan, penghormatan terhadap leluhur, dan kepedulian terhadap sesama dapat terwujud secara nyata.
Dengan rangkaian ibadah dan silaturahmi yang dilakukan, Kukar diharapkan semakin memperkuat fondasi sosial dan spiritualnya sebagai komunitas yang inklusif dan berbudaya. adv


