Anggota DPRD Samarinda Minta Agar Setiap Program Pemkot Melihat Dampak Sosial dan Ekonomi

Abdul Rohim, Anggota Komisi II DPRD Samarinda

Ujarku.co – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim mengakatak Ia sudah berusahaa ingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait pembangunan Pasar Pagi.

“Jadi sebetulnya, sejak awal kami sudah ingatkan kepada pemkot, dibeberapa kali pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” ujar Rohim, Jumat (9/2/2024).

Tak hanya itu, Rohim mengatakan secara terang-terangan perihal hal tersebut pada rapat sidang Paripurna yang turut dihadiri oleh Wali Kota Samarinda.

“Jadi semua program atau kegiatan itu dalam konteks manajemennya kan output, dan kita tidak boleh berhenti pada output. Kita harus sampai pada outcome,” terangnya.

Dia menjelaskan bahwa setiap program pembangunan jangan sampai ada yang timpang, artinya dampak dan keuntungan juga harus dirasakan oleh kedua belah pihak, yaitu pemerintah serta masyarakat.

“Karena pembiayaan dari program atau proyek itu bersumber dari uangnya. Maka yang pertama kali harus merasakan dampak dari program itu adalah masyarakat,” tegasnya.

“Pastikan bahwa proyek apapun namanya, bahwa dampak sosial ekonominya harus positif. Nah, sekarang dari proses akan terjadi awalnya kami berkhusnudzon kepala pemkot bahwa segala sesuatunya sudah dipersiapkan,” bebernya.

Hal tersebut dikarenakan meninjau dari pertemuan terakhir bersama para pedagang Pasar Pagi, yang disampaikan langsung Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda terkait pemindahan di Plaza Mulia sudah siap.

“Kemudian di Segiri Grosir juga sudah siap, Pasar Sungai Dama juga siap. Jadi dalam pikiran saya kira waktu itu yang dimaksud siap hanya memobilisasi pedagang dari Pasar Pagi, ke tempat yang baru, tapi juga menyiapkan mekanisme desain untuk memobilisasi para pelanggan,” jelasnya. (Adv)

Tag Berita

Bagikan

Komentar