Ujarku.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Samarinda menggelar pelatihan manajemen kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bersama Forum Peduli Kekerasan Rumah Tangga (Perkasa), di Hotel Aston, Selasa (2/7/2024).
Kegiatan tersebut diadakan demi terealisasinya Samarinda menuju Kelurahan Ramah Perempuan dan Anak (KRPA). Forum Perkasa menyalurkan kepeduliannya melalui berbagi penerapan ilmu dalam menjangkau kasus-kasus KDRT yang marak terjadi.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA), pada April 2024 kasus kekerasan di Kalimantan Timur (Kaltim) paling tinggi terjadi di Samarinda, dengan total 92 kasus yang telah dilaporkan.
Kepala DP2PA Samarinda, Ibnu Araby mengatakan saat ini Forum Perkasa telah tersebar sebanyak 59 Kelurahan di Samarinda yang aktif melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi dalam penanganan kasus KDRT.
“Kita berharap dengan diadakannya pelatihan dan kegiatan yang semacamnya, seluruh stakeholder yang terlibat mampu berperan serta untuk menekan dan menurunkan angka kekerasan terhadap anak,” ujar Ibnu Araby.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti berharap, Forum Perkasa berjalan dengan baik di masyarakat agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahkan menjadi pelopor untuk melaporkan kasus-kasus KDRT yang terjadi di lingkungan sekitar mereka.
“Forum ini sudah berjalan kurang lebih 1 tahun, Alhamdulillah sekarang sudah terbentuk di 59 Kelurahan, kami dari DPRD mendukung dengan penanganan yang bagus kasus-kasus ini bisa berjalan baik karena disini ada korban ada pelaku yang memang harus ditangani secara hukum,” pungkasnya. (*)
Penulis: Devi Mogot
Editor: Tirta Wahyuda





