BAZNAS Kaltim Bantu 60 Pasien Melalui Operasi Bibir Sumbing

60 pasien bibir sumbing se-Kaltim terima bantuan bakti sosial Baznas Kaltim

Ujarku.co – Sebanyak 60 pasien di Kalimantan Timur (Kaltim) menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim melalui program bakti sosial yang fokus pada operasi bibir sumbing.

Badrus Syamsi, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan Kaltim, mengatakan jumlah pasien yang mengikuti operasi ini terus meningkat setiap tahun.

“Pada tahun pertama ada 20 pasien, tahun kedua meningkat menjadi 40 pasien dan tahun ini bertambah lagi menjadi 60 pasien,” kata Badrus usai acara Pemberian Bantuan Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit (Operasi Bibir Sumbing) Paripurna di Hotel Puri Senyiur, Rabu malam (24/9/2024).

Kata dia, jika kegiatan ini tidak dibatasi, maka jumlah peserta yang ingin mengikuti operasi bisa mencapai ratusan orang.

“Semua ini bisa terlaksana berkat dana yang dihimpun melalui zakat, infak, dan sodaqoh. Semakin besar dana yang terkumpul, semakin banyak manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jaya Mualimin, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, mengungkapkan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, baik dari sisi kesehatan maupun psikologis.

“Operasi ini tidak hanya memberikan harapan baru bagi pasien, tetapi juga membawa kebahagiaan bagi keluarga mereka,” jelas Jaya.

Program tersebut merupakan hasil kerjasama antara BAZNAS Kaltim, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kaltim, Yayasan Senyum Harapan Nusantara, dan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.

Jaya Mualimin menekankan pentingnya partisipasi aktif BAZNAS dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan mencerminkan komitmen mereka untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Ini adalah wujud nyata dari misi untuk menciptakan Kaltim yang lebih sehat, berdaya saing, dan sejahtera,” tambahnya.

Melalui operasi bibir sumbing, diharapkan pasien dapat merasakan peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh.

“Masyarakat yang sehat adalah pondasi penting bagi pembangunan daerah, dan kegiatan ini sejalan dengan upaya kita untuk memastikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” ungkap Jaya.

Jaya juga berharap agar kegiatan bakti sosial seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Saya berharap kegiatan ini menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, sehingga tindakan medis yang dilakukan dapat menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar