Debat Perdana Pilgub Kaltim, Pasangan Isran-Hadi Paparkan Program Prioritas

Isran Noor dan Hadi Mulyadi, Pasangan Calon Gubernur dan wakil Gubernur Kaltim Nomor Urut 1. (Tangkapan Layar saat Debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur)

Ujarku.co – Debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) dengan tema “Penguatan Pondasi Pembangunan Kesejahteraan Rakyat” yang dilaksanakan oleh KPU Kaltim berlangsung di Convention Hall Sempaja, Samarinda, pada Selasa malam, (23/10/2024).

Acara tersebut menjadi ajang bagi kedua pasangan calon (paslon), yaitu paslon nomor urut 1 Isran Noor dan Hadi Mulyadi serta paslon nomor urut 2 Rudy Mas’ud dan Seno Aji untuk memaparkan visi, misi, serta program kerja yang mereka prioritaskan.

Isran Noor dan Hadi Mulyadi mendapatkan kesempatan pertama untuk memaparkan visi dan misi serta program prioritas mereka.

Mereka mengusung visi besar, yaitu “Kaltim Berdaulat untuk Semua”. Visi tersebut berisikan:
Pemerintah Kalimantan timur memiliki hubungan kemandirian dalam menjalankan kewenangannya untuk mengoptimalkan segenap potensi sumber daya alam dan jalan-jalan lingkungan, serta didukung dengan lapisan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan, infrastruktur wilayah dan ketahanan sosial serta ekonomi yang tangguh

Sementara, misi yang mereka bawa terdiri dari lima pilar utama:
1. Berdaulat untuk mencapai transformasi sosial melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan sejahtera
2. Berdaulat untuk mencapai transformasi ekonomi inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan
3. Berdaulat untuk mencapai transformasi tata kelola melalui penguatan kelembagaan pemerintahan yang efektif, kolaboratif dan berintegritas
4. Berdaulat untuk mewujudkan infrastruktur yang berkualitas, merata dan berkeadilan
5. Berdaulat untuk memperkuat ketahanan ekologi dan mewujudkan pembangunan yang kemarjiman yang maju dan profesional

Dalam kesempatan yang sama, mereka juga memaparkan program kerja prioritas dengan tiga misi utama, yaitu:

Misi pertama:
1. Mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan produktivitas perlindungan masyarakat adat secara adat adaptif
2. Memperluas akses belajar pada seluruh lapisan masyarakat secara merata dan adil
3. Meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja melalui pelatihan, sertifikasi dan pendidikan vokasi
4. Mengurangi angka putus sekolah dan kuliah di masyarakat dengan alasan ekonomi melalui peningkatan jumlah penerimaan dan subsidi beasiswa
5. Meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga pendidik, kesehatan termasuk pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja di daerah
6. Mengurangi prevalensi stunting pada balita dan angka kematian pada ibu
7. Meningkatkan penanggulangan penyakit menular dan kesadaran pola hidup bersih dan sehat bagi masyarakat

Misi kedua:
1. Mengembangkan hilirisasi komoditas-komoditas unggulan dan industri sektor ekonomi penggerak dan meningkatkan nilai tambah ekonomi
2. Memperluas perdagangan barang dan jasa antar daerah dan antar negara yang saling menguntungkan
3. Mengawal dan mengoptimalkan penerimaan daerah yang bersumber dari pembagian pemerintah daerah atas keuntungan bersih IUPK dari perusahaan pertambangan dan batubara
4. Mengawal dan mengoptimalkan penerimaan daerah dari hasil perkebunan sawit
5. Meningkatkan peran UMKM dan Koperasi untuk pengembangan usaha daerah, penurunan pengangguran terbuka dan peningkatan ekspor non migas dan batubara
6. Mengoptimalkan nilai aset-aset daerah dan peran BUMD untuk peningkatan penerimaan daerah
7. Meningkatkan kontribusi industri pengelolaan sumber daya terbarukan melalui pengembangan pusat-pusat aglomerasi ekonomi daerah
8. Menguatkan peran kawasan strategi provinsi yang diperuntukkan industri dan Sentral pertanian untuk meningkatkan investasi daerah
9. Meningkatkan ketahanan pangan daerah dan produksi tanaman pangan hortikultura yang berorientasi kerja tanam Tani
10. Mengembangkan sistem korporasi peternakan desa dan komunitas untuk meningkatkan produksi daging dan kesejahteraan peternak
11. Mengoptimalkan pemanfaatan pengelolaan hutan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan perekonomian daerah yang berwawasan lingkungan
12. Meningkatkan produksi dan produktivitas perkebunan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan
13. Memperkuat Armada perikanan tangkap dan membudidayakan perikanan berbasis kawasan baik di perairan air umum, darat dan lautan
14. Meningkatkan peran kontribusi kepariwisataan daerah dalam perekonomian melalui pembangunan destinasi wisata nasional dan internasional

Misi ketiga:
1. Mengoptimalkan pemerintahan untuk ASN dan kelembagaan yang efektif dan kolaboratif
2. Meningkatkan pemerintahan berbasis elektronik untuk seluruh pelayanan publik
3. Memperkuat ASN yang profesional dan berintegritas serta memiliki pemahaman kepemimpinan dan orientasi digitalisasi
4. Meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah untuk mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aspek dalam pembangunan

Dengan visi dan misi besar serta program kerja prioritas yang komprehensif, mereka bertekad untuk memimpin Kaltim menuju kedaulatan yang nyata dalam berbagai aspek pembangunan.(*)

Penulis: Devi Mogot
Editor: Tirta Wahyuda

Tag Berita

Bagikan

Komentar