Ujarku.co – Momen yang dinantikan akhirnya tiba. Warga Samarinda kini resmi memiliki pemimpin baru, setelah Andi Harun dan Saefuddin Zuhri dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (20/02/2025) di Istana Negara, Jakarta.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat, diawali dengan kirab dari Monas menuju Istana Negara. Ratusan kepala daerah hadir, membawa semangat dan tekad untuk mengemban amanah rakyat.
Setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, suasana menjadi semakin serius. Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pelantikan gubernur dan wakil gubernur dibacakan, disusul oleh keputusan Menteri Dalam Negeri tentang pengesahan bupati-wakil bupati serta wali kota-wakil wali kota.
“Bersediakah Saudara-saudara mengucapkan sumpah janji sesuai agama masing-masing?” tanya Presiden Prabowo dengan suara penuh wibawa. Dengan serempak, para kepala daerah menjawab, “Bersedia!” dengan lantang dan tegas.
Prosesi pengucapan sumpah jabatan pun dimulai. Satu per satu kata-kata tersebut diucapkan dengan penuh kesungguhan, menjadi janji yang harus ditepati. Janji untuk melayani masyarakat, memimpin dengan adil, serta setia kepada konstitusi. Suasana yang penuh makna ini menyentuh hati setiap orang yang menyaksikannya.
Sebagai bagian dari prosesi, enam perwakilan kepala daerah dari berbagai latar belakang agama maju untuk menandatangani berita acara pelantikan. Hal ini menjadi simbol keberagaman yang menjadi kekuatan Indonesia.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (Islam), Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (Katolik), Wali Kota Singkawang, Tjhau Chui Mie (Buddha), Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Hindu), Wali Kota Manado, Andrei Angouw (Konghucu), dan Bupati Merauke, Yoseph P Gebze (Kristen Protestan), turut mengambil bagian dalam momen bersejarah ini.
Kini, Samarinda menatap masa depan baru dengan semangat “Sukses Berkelanjutan untuk Samarinda Maju”. Andi Harun dan Saefuddin Zuhri berkomitmen untuk melanjutkan program-program unggulan yang berpihak kepada rakyat. Harapan besar kini berada di tangan mereka, dengan masyarakat menantikan realisasi janji untuk membawa Samarinda ke arah yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera.(*)
Penulis: Devi Mogot





