Ujarku.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi membuka Gebyar Ramadan UMKM Gratispol! sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini ditandai dengan pembagian takjil gratis bagi masyarakat di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (14/3/2025).
Rudy Mas’ud, Gubernur Kaltim, turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat yang hadir. Ia menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemprov Kaltim dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan melalui penguatan sektor UMKM.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini. Ini menjadi momentum penting untuk mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya di Kaltim,” ujar Rudy Mas’ud.
Kegiatan Gebyar Ramadan UMKM Gratispol! berlangsung selama delapan hari, yakni pada 14-16 Maret, 21-23 Maret, dan 28-29 Maret 2025. Setiap harinya, sebanyak 1.000 paket takjil berisi makanan dan minuman hasil produksi UMKM dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Pembagian takjil dilakukan melalui dua metode, yakni drive-thru bagi pengendara yang melintas di depan Kantor Gubernur dan secara langsung kepada masyarakat di pinggir jalan. Dengan cara ini, diharapkan takjil dapat dibagikan secara merata dan mempermudah akses bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rudy Mas’ud berharap program ini tidak hanya meringankan beban masyarakat di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pelaku UMKM di Kaltim untuk memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas produk mereka.
“Kami berharap acara ini dapat menginspirasi seluruh pengembang potensi UMKM di Kaltim untuk memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas produk. Semoga masyarakat semakin mengutamakan produk lokal agar menjadi unggulan di daerah sendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rudy menegaskan dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi daerah.
“Dengan program ini, kita turut serta membangun UMKM yang mandiri dan kokoh, agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pelaku usaha. Selain memberikan manfaat langsung bagi warga yang menjalankan ibadah puasa, Gebyar Ramadan ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk mempromosikan produk mereka dan meningkatkan daya saing di tingkat lokal maupun regional.(*)
Penulis: Devi Mogot





