Ujarku.co – Masyarakat yang berada di Samarinda, setiap harinya bisa melihat kapal-kapal pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam.
Bahkan dalam beberapa kesempatan, antrean kapal bermuatan batu bara tersebut mengantre di sungai yang membelah Kota Samarinda.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah menyebut, semestinya lalulintas kapal-kapal yang melewati wilayah Samarinda tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda.
“Nanti akan kami usulkan ke Pemkot Samarinda. Karena beberapa kali, masyarakat Samarinda harus merasakan imbas dari aktivitas kapal-kapal tersebut,” kata dia.
Seperti sejumlah insiden yang merugikan warga Samarinda. Misalnya kapal pengangkut yang menabrak tiang jembatan, dan membuat jembatan yang ada harus ditutup untuk sementara waktu selama proses pemeriksaan.
Selain tu juga kapal pengangkut yang menabrak pipa milik Perumdam Tirta Kencana Samarinda.
“Baru-baru ini pipa air bersih tertabrak. Kami akan usulkan, supaya Samarinda juga bisa menerima manfaat dari aktivitas kapal-kapal. Jangan hanya dampak negatifnya yang kita rasakan,” terangnya lagi.
Selama ini keuntungan yang diperoleh daerah dari aktivitas tersebut hanya bersumber dari pihak ketiga.
Sepeti kapan pandu yang mengatur jalannya kapal-kapal pengangkut. Ia berharap daerah dapat memaksimalkan jalur lalu lintas sungai tersebut. Seperti menarik retribusi pada tiap kapal yang melewati jalur Kota Samarinda. (adv/DPRDSamarinda)








