Ujarku.co – Sejumlah tahapan menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 nanti sudah mulai dilakukan.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Kamaruddin meminta agar seluruh pihak bisa menjalani semua proses sesuai dengan aturan, dan norma yang ada. Kamaruddin meminta semua pihak untuk melakukan kampanye dengan bersih.
“Jangan sampai ada black campaign atau kampanye hitam, dari satu peserta ke peserta lain,” sebut dia.
Kamaruddin menilai, menjelang pelaksanaan Pemilu perpecahan akibat perbedaan pilihan rawan terjadi. Potensi tersebut menurutnya jangan sampai didudkung dengan adanya kampanye hitam dari masing-masing peserta ke peserta lainnya.
Ia menerangkan, kampanye semestinya menjadi kesempatan bagi seluruh peserta Pemilu untuk mempresentasikan ide, dan gagasan mereka yang dituangkan dalam visi misi mereka ke depannya.
Sehingga, masyarakat hanya akan melihat pertarungan ide dan gagasan di antara peserta-peserta tersebut.
“Kontestan Pemilu harus bisa jual beli serangan, dalam hal ide dan gagasan. Bukannya justru menebar isu-isu yang meneyrang pihak lawan,” tegas dia.
Selain dapat menciderai pelaksanaan Pesta Demokrasi, ia menyebut bahwa kampanye hitam bisa dikenai sanksi hukum. Pasalnya, kampanye hitam biasanya dilakukan dengan menyebar tuduhan-tuduhan palsu, yang tidak disertai dengan bukti yang akurat. (adv/DPRDSamarinda)








