Ujarku.co – Kalimantan Timur dikabarkan kekurangan fasilitas olahraga yang bisa meningkatkan prestasi atlet daerah. Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kaltim berencana mengajukan usulan pengadaan Sport Science kepada Gubernur Kaltim pada tahun 2024.
Ketua DBON Kaltim, Zairin Zain mengatakan Sport Science saat ini sudah ada di empat wilayah yakni Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Semarang.
“Mudah-mudahan kalau Sport Science ada, kita lengkap. Satu-satunya alat Sport Science di Kalimantan Timur nantinya,” kata Zairin, Rabu (1/11/2023).
Sport Science melibatkan integrasi berbagai ilmu seperti ilmu kepelatihan, biomekanik, pengendalian dan pengembangan motorik, psikologi, dan nutrisi. Zairin mencontohkan cabor bulu tangkis sebagai contoh atlet tersebut di tes melalui Sport Science, walaupun atlet tersebut memiliki postur tubuh tinggi namun tidak diuji kekuatannya akan berpotensi didiskualifikasi di Pra-PON.
“Pengadaan sport science ini sangat penting agar pembinaan atlet tidaklah sia-sia,” tegasnya.
Zairin mengantisipasi realisasi rencana tersebut dengan menggandeng Dispora Kaltim selaku pengambil kebijakan olahraga di pemerintahan Kaltim. (ADV/DisporaKaltim)





