Ujarku.co – DPRD Samarinda mengaku menerima banyak keluhan dari warga Kota Tepian perihal pelaksanaan atas kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2023/2024 yang dilaksanakan pertengahan tahun ini.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmat Sopian.
Sopian menyebut, ada beberapa masyarakat yang hendak menyekolahkan anaknya di dekat rumah, namun tidak diterima oleh pihak sekolah yang dimaksud.
“Ada yang menggunakan jalur zonasi, karena dekat dengan rumah. Tapi masih enggak lolos, kan kasihan,” terangnya saat diwawancara.
Persoalan yang sampai ke telinganya tahun ini rupanya bukan hal baru. Sebab, kendala ini kerap terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Karena itu, Politisi Partai Golkar tersebut menyarankan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda lekas melakukan evaluasi mendalam terhadap sistem pendaftaran calon siswa dalam PPDB.
“Karena ini hanya masalah yang terulang. Selain evaluasi, perlu juga dicarikan solusi,” tegasnya.
Pihaknya berharap, ke depannya orangtua siswa tak perlu direpotkan dengan persoalan PPDB di setiap tahun ajaran baru.
Menurutnya, pemerintah daerah harus bisa memastikan seluruh anak di Samarinda bisa dengan mudah menerima hak mereka untuk memperoleh akses ke satuan pendidikan.
“Jangan hanya karena aturan, lalu anak-anak menjadi korban. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah,” pungkasnya. (adv/DPRDSamarinda)








