Ujarku.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim pancaroba. Meskipun angka kasus di Kaltim tergolong rendah, kondisi perubahan cuaca saat ini dinilai rawan memicu penularan penyakit tersebut.
Jaya Mualimin, Kepala Dinkes Kaltim, menjelaskan tingkat kasus DBD di Benua Etam masih berada di bawah rata-rata nasional.
“Tingkat DBD kita perlu dicatat itu berada di bawah nasional. Artinya aman-aman saja sejauh ini. Kalau di nasional kasus meninggal sudah 80 ribuan, kita hanya sekitar 2 ribuan atau 0,04 persen. Itu sangat kecil, karena masih di bawah 0,5 persen,” ujar Jaya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, angka kematian akibat DBD di Kaltim cenderung menurun. Biasanya pada bulan Agustus, jumlah kasus meninggal anak-anak bisa mencapai 15 orang, namun tahun ini kondisinya jauh lebih terkendali.
“Ini merupakan hasil dari upaya bersama, termasuk inovasi vaksin dan komitmen pemerintah daerah dalam pencegahan,” tambah Jaya.
Ia menekankan penanggulangan DBD terus dilakukan secara masif melalui gerakan 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menambahkan langkah-langkah pencegahan lainnya. Upaya tersebut sudah berjalan di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.
Meski demikian, Jaya mengingatkan agar masyarakat tidak lengah. Musim pancaroba dengan curah hujan tidak menentu membuat potensi berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti semakin tinggi.
“Kuncinya tetap menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat harus terlibat aktif agar kasus DBD bisa terus ditekan,” tegasnya.
Dinkes Kaltim juga memastikan akan terus memantau perkembangan kasus di lapangan dan berkoordinasi dengan puskesmas maupun dinas kesehatan kabupaten/kota. Langkah antisipasi disebut menjadi penting agar Kaltim tidak mengalami lonjakan kasus DBD seperti yang terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia.(*)
Penulis: Devi Mogot





