DPRD Samarinda Minta Pemkot Perhatikan Hewan Liar, Cegah Rabies

Deni Hakim Anwar, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda.

Ujarku.co – Beberapa daerah di Indoneia tengah mengantisipasi penyebran penyakit rabies, yang umumnya diderita hewan-hewan seperti anjing, kucing dan kelelawar.

Untuk meminimalisir potensi rabies di Samarinda, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar meminta agar Pemkot Samarinda juga memperhatikan kondisi dan keberadaan hewan-hewan liar.

“Khususnya kucing dan anjing yang saat ini jumlahnya terus bertambah,” terang Deni.

Ia meminta Pemkot Samarinda melalui dinas terkait bisa melakukan pemantauan terhadap hewan-hewan seperti anjing dan kucing yang ada di jalan-jalan di Kota Tepian.

Tak menutup kemungkinan, akan lebih baik jika instansi terkait melakukan pengecekan kesehatan atas hewan-hewan tersebut.

“Jangan sampai ada dari mereka yang terinfeksi rabies, dan kita tidak sadar. Nanti kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tentu akan sangat merugikan masyarakat,” sambungnya.

“Nanti kalau sudah divaksin, pantauannya atau pengawasannya jangan berhenti,” lanjut dia.

Untuk informasi, Kementerian Kesehatan mencatat di sepanjang tahun 2023 sudah ada lebih dari 30 ribu kasus rabies yang dilaporkan di Indonesia.

Sumber kasus rabies tersebut rata-rata disebabkan oleh gigitan anjing, dengan persentase mencapai 95 persen. (adv/DPRDSamarinda)

Tag Berita

Bagikan

Komentar