Ujarku.co – Anggota DPRD Samarinda, Marlina sambangi warga Jalan Manunggal, RT.89, Kelurahan Loa Bakung, pada Rabu (9/10/2023).
Kedatangan Marlina dalam rangka kegiatan serap aspirasi atau reses disambut hangat puluhan warga bersama ketua RT setempat.
Marlina yang didampingi beberapa stafnya tampak hangat berbincang sembari menghimpun segala aspirasi warga.
Kepada awak media, Marlina menyampaikan bahwa ia merasa bangga dengan etos kerja dan kesolidan warga di RT.19. Pasal, informasi yang ia himpun sebagai RT yang menyandang gelar “Kampung Tangguh” itu secara nyata telah menunjukkan kemandirian.
“Kalau saya liat pak RT-nya sangat aktif. Kalau tanpa keaktifan beliau pasti masyarakat juga gak mungkin bergerak. Itu yang saya salutkan. Dan ini saya anggap benar-benar sebagai RT percontohan untuk RT yang lain,” ujar Marlina.

Kendati dinilai mandiri, Marlina menginginkan adanya kemajuan yang lebih dengan hadirnya peran wakil rakyat dan pemerintah dalam mendukung masalah infrastruktur, kesehatan hingga pengembangan SDM.
Iya menyebut ada beberapa permintaan warga yang menurutnya perlu segera direalisasikan. Mengingat selama ini telah banyak yang dilakukan secara mandiri oleh warga setempat.
“Tadi kayaknya kabel tiang lampu buat penerangan, sama tempat sampah. Ada juga sedikit penunjang layanan kesehatan untuk masyarakat yang bisa diadakan di sini,” ungkapnya.
“Itu yang harus kita perjuangkan sebagai anggota dewan kan mewakili suara rakyat. Saya akan perjuangkan itu,” sambungnya.
Sebagai informasi, kegiatan reses kali ini merupakan reses bagi Anggota DPRD Samarinda yang telah dilantik beberapa waktu lalu. Tak terkecuali Marlina selaku politisi dari partai Demokrat.

Sementara itu, Ketua RT 89, Muhammad Havid Zainal menambahkan, bahwa dirinya bersama warga menyambut baik pertemuan bersama Anggota DPRD Samarinda. Baginya pertemuan ini sebagai ajang silaturahmi juga sebagai wadah menyalurkan aspirasi masyarakat.
“Kebetulan kita ada beberapa aspirasi yang sampai sekarang belum terealisasi sama pemerintah. Kita berharap dengan hadirnya anggota dewan ini bisa lah tersalurkan aspirasi masyarakat. Khususnya masalah pembangunan,” ujar Havid.
Havid membenarkan bahwa diwilayahnya dibutuhkan peremajaan infrastruktur penerangan gang yang sebelumnya secara swadaya telah dibangun masyarakat.
“Karena ini kami buat secara mandiri. Sebelum ada program probebaya sudah kami buat sekitar 5-6 tahun yang lalu dan belum ada peremajaan,” pungkasnya. (*)
Penulis : Redaksi





