Kebutuhan Pangan Kaltim Masih Impor, Pemprov Dorong PPU Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Akmal Malik, PJ Gubernur (Istimewa)

Ujarku.co – Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, mengungkapkan bahwa sebagian besar kebutuhan pangan Kaltim masih diimpor dari daerah lain.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan memastikan ketersediaan kebutuhan dasar.

Untuk mengatasi hal ini, Pemprov Kaltim berfokus pada masalah utama yang dihadapi para petani, terutama di PPU, yaitu kekurangan air.

“Pemprov Kaltim berupaya mengatasi kendala ini dengan menyediakan air sumur bor, di mana akan dibor 4 titik yang diharapkan dapat mengairi sejumlah lahan pertanian,” ucap Akmal Malik pada Rabu, (3/1/2024).

Akmal mengatakan pada bulan Januari, air sumur bor tersebut mulai dialirkan dengan menggunakan pompa yang dapat menyedot air dari kedalaman 200 meter.

“Ini tidak hanya akan digunakan sebagai sumber irigasi tetapi juga sebagai air baku,” ucapnya.

Selain itu, ia menambahkan pentingnya penyediaan air ini terutama karena tantangan utama dalam pertanian di Kaltim adalah kekurangan air.

Ia berharap dengan langkah ini, Pemprov Kaltim berharap dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian di PPU, yang memiliki wilayah pertanian seluas 328 hektar yang dikelola oleh 19 kelompok tani.

“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian di PPU sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kaltim,” pungkasnya. (*)

Tag Berita

Bagikan

Komentar