Ujarku.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi meluncurkan Kartu Tepat Sasaran bagi pembelian gas elpiji 3 kg sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang berhak.
Nurrahmi, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, menjelaskan program tersebut akan dimulai dari Kelurahan Bukit Pinang dengan sasaran 498 berdasarkan dari Kartu Keluarga (KK) kategori keluarga miskin.
Data yang digunakan dalam program tersebut bersumber dari Sistem Statistik Nasional (SSN), yang mencatat total 17.179 KK di Samarinda. Dari jumlah tersebut, sekitar 15.800 KK tergolong masyarakat miskin.
“Dari data ini, 1.239 KK akan menerima gas elpiji 3 kg,” ujarnya, pada Kamis (19/9/2024).
“Kami akan memeriksa keabsahan KTP sebelum pembagian dilakukan. Pembagian gas akan dijadwalkan setiap minggu,” tambahnya.
Jumlah tabung gas yang dapat dibeli oleh setiap keluarga juga bervariasi, mulai dari 2 hingga 5 tabung per KK.
Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi mengenai penggunaan kartu tersebut dan akan dilakukan oleh kecamatan dan kelurahan.
“Kami ingin memastikan bahwa pembagian kartu sesuai peruntukan, sehingga tidak menimbulkan masalah di lapangan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang Sama Ahad Jabar Syaifullah, Brand Sales Manager Pertamina, memberikan dukungan dari pihaknya terkait program tersebut.
“Kami sudah memiliki program untuk mendata semua warga yang berhak mendapatkan LPG 3 kg. Aplikasi ini telah berjalan sejak bulan Juni dan kami siap berkoordinasi lebih lanjut untuk memastikan distribusi berjalan lancar,” ungkapnya.
Jabar menjelaskan, program tersebut mencakup empat kategori penerima, yaitu UMKM, masyarakat umum, nelayan, dan pengecer.
“Masing-masing kategori memiliki ketentuan yang berlaku, dan kami berharap program ini dapat membantu masyarakat dengan tepat,” tambahnya.
Sementara, Andi Harun, Wali Kota Samarinda, menekankan pentingnya program tersebut dalam menjamin ketersediaan gas bersubsidi di pasaran.
“Sesuai dengan Perpres nomor 104 tahun 2007, LPG 3 kg jauh lebih ekonomis dibandingkan jenis gas lainnya. Kami perlu memastikan distribusi tepat sasaran,” jelasnya.
Andi Harun juga mengingatkan, gas elpiji 3 kg diperuntukkan bagi rumah tangga dan usaha mikro dengan penghasilan tidak lebih dari 1,5 juta per bulan.
Tujuan penerbitan kartu tersebut adalah untuk mengoptimalisasi pendistribusian dan meminimalisir ketidakseimbangan harga gas elpiji 3 kg di pasaran.
“Kartu ini akan disesuaikan dengan zonasi agen dan pangkalan gas,” kata Andi Harun.(*)
Penulis: Devi Mogot





