Pj Gubernur Kaltim Ajak Kolaborasi Tanam Pohon Aren di Bendungan Babulu

Akmal Malik, Pj Gubernur Kaltim

Ujarku.co – Akmal Malik, Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), menyampaikan rencana strategis untuk melakukan penghijauan di sekitar Bendungan Babulu, Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Hal tersebut Akmal ungkapkan dalam peresmian bendungan tersebut. Akmal menekankan pentingnya menanam pohon aren sebagai upaya menjaga ekosistem dan daya simpan air di area bendungan.

Menurut Akmal, pohon aren memiliki kemampuan luar biasa dalam menyimpan air, sehingga cocok untuk mendukung keberlanjutan sumber daya air di sekitar bendungan.

“Saya tadi melihat sekeliling, banyak pohon aren. Aren itu adalah pohon yang menyimpan air yang bagus. Kalau tidak percaya, coba saja dicangkul di bawahnya. Ini bagus, makanya kita penting untuk bersama-sama menanam,” ujarnya.

Ia menargetkan kegiatan penanaman pohon aren ini dapat terlaksana sebelum tahun baru 2025. Untuk itu, Akmal meminta dukungan dari Bupati PPU dan Dinas Pendidikan setempat dalam memobilisasi bibit dan melibatkan pelajar SMA atau SMK.

“Tolong Pak Bupati siapkan 400 sampai 500 bibit aren, dan Kadis Pendidikan mobilisasi anak-anak SMA atau SMK untuk bersama-sama menanam di area sekitar 200 meter persegi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Akmal mengingatkan pentingnya pemeliharaan setelah pohon ditanam, yang menurutnya sering menjadi kelemahan dalam berbagai proyek penghijauan.

“Sayangnya, kelemahan kita itu rajin membuat, tapi lemah dalam pemeliharaan. Karena itu, mari kita kolaborasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan dinas-dinas terkait agar semangat ini bisa dijaga,” tegasnya.

Penanaman pohon ini, menurut Akmal, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga bentuk kontribusi bersama untuk manfaat masyarakat luas.

“Yang penting itu eksekusinya, bukan sekadar cerita atau omong-omong saja. Kalau kita berkolaborasi, manfaatnya akan semakin terasa bagi masyarakat,” pungkasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memaksimalkan fungsi bendungan untuk keberlanjutan ekosistem.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar