Ujarku.co – Rencanakan pembangunan sekolah internasioal di akhir kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, sementara pemenuhan sarana dan prasarana di setiap sekolah masih jauh dari harapan.
Hal tersebut tetap dilakukan pengawasan oleh pihak dewan, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain mempersilahkan penggunaan anggaran tersebut.
“Selama anggaran itu ada, silahkan saja. Tapi saya ingatkan paling utama itu kesejahteraan guru. Karena kita akan sulit bicara kualitas kalau gurunya tidak Sejahtera,” kata Sani, Sabtu (16/2/2024).
Sani mengingatkan bahwa kesejahteraan guru sebenarnya lebih utama, dan kemudian masih ada masalah lain lagi seperti memperbaiki fasilitas yang ada di sekolah-sekolah yang belum menyeluruh.
“Yang kedua ada fasilitas, kita harus memperbaiki kerusakan sekolah. Kekurangan Gedung dan yang terakhir sesuai dengan yang direncanakan komisi IV yakni mengamankan sekolah-sekolah dari bencana, khususnya banjir,” tegasnya.
Dirinya sendiri tidak mempermasalahkan terkait pembangunan sekolah internasional tersebut, namun dia beranggapan alangkah baiknya jika pemerintah bisa memenuhi ketiga hal yang sudah ia sebutkan.
“Saya tidak ada masalah dengan pembangunan sekolah internasional itu. Tapi ya itu penuhi tiga tadi seperti kesejahteraan guru terpenuhi, lalu sekolah-sekolah rusak diperbaiki, tidak usah sekolah internasional, sekolah intergalaksi saya setuju,” pungkasnya. (Adv)





