Sarkowi Dorong Setiap OPD Miliki Personel Terlatih Tangani Bencana

Sarkowi V Zahry, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim

Ujarku.co – Sarkowi V Zahry, Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim agar memiliki personil yang memiliki pengetahuan dasar dan kemampuan praktis dalam menangani bencana, khususnya kebakaran.

Menurut Sarkowi, upaya antisipasi terhadap bencana tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) semata. Ia menilai setiap OPD perlu memiliki peran aktif dan personel yang siap dalam situasi darurat.

“Bagaimana pola penanganan antisipasi terhadap bencana, itu perlu dilakukan. Kalau memang alatnya kurang, ya secara berangsur-angsur dilengkapin,” ujar Sarkowi, Rabu (30/7/2025).

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia di masing-masing kantor pemerintahan. Menurutnya, pegawai yang memiliki disiplin serta pengalaman atau pernah mengikuti pelatihan dasar penanganan bencana akan sangat berguna dalam kondisi darurat.

“Termasuk juga ada sumber daya manusia yang ada di kantor-kantor itu yang memang punya kedisiplinan atau biasa ikut pelatihan, pernah ikut pelatihan minimal untuk tangkap bencana, itu penting tuh,” lanjutnya.

Sarkowi mendorong agar BPBD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota bisa mulai melibatkan pegawai dari OPD lain dalam pelatihan-pelatihan kebencanaan. Hal ini penting agar terbentuk jejaring internal lintas instansi yang siap saat terjadi bencana.

“Jadi saya berharap bahwa kayak badan bencana itu, itu juga bisa akan melatih volunteer-volunteer yang berasal dari OPD-OPD yang lain untuk diberikan materi, diberikan cara-cara yang praktis bagaimana menangani bencana gitu, terutama kebakaran,” tegasnya.

Ia menilai, dengan pelatihan yang tepat dan rutin, setiap OPD bisa memiliki tim kecil yang berperan sebagai garda pertama dalam penanganan awal ketika terjadi insiden, sembari menunggu bantuan dari lembaga teknis terkait.

“Jadi jangan hanya kalau masalah bencana itu urusannya PMK, urusannya BPPD gitu lah,” ujarnya.

Sarkowi menyebut, OPD juga perlu membangun kesadaran bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. Dengan memiliki personil yang memiliki wawasan dan keterampilan dasar kebencanaan, respons terhadap situasi darurat bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Minimal di masing-masing OPD itu punya orang-orang sebagai jaring yang minimal dia punya kemampuan lah dari sisi wawasan dan hal-hal yang sebuahnya praktis,” pungkasnya.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar