Ujarku.co – Dalam debat Pemilihan Wali Kota Samarinda yang hanya diikuti oleh satu pasangan calon, Andi Harun dan Saefuddin Zuhri menyampaikan visi besar mereka untuk memajukan Samarinda sebagai pusat kemajuan di Kalimantan Timur (Kaltim).
Andi Harun menegaskan pendekatan pembangunan yang diusung tidak hanya berfokus pada sektor publik, tetapi juga melibatkan sektor swasta dan masyarakat secara aktif.
“Kami menempatkan tiga sektor besar untuk bekerja bersama public sector, private sector, people sector.. Dari kolaborasi ketiga sektor ini, kami mengambil visi Samarinda Maju, Kaltim Maju,” ujar Andi Harun, Senin (4/11/2024).
Menurutnya, Samarinda bukan hanya ibukota provinsi, tetapi juga kota penopang IKN dan Balikpapan yang akan menjadi barometer kemajuan Kaltim dan bahkan Indonesia di masa depan.
Visi besar tersebut diturunkan dalam lima misi utama, diantaranya:
Mewujudkan sumber daya manusia kota Samarinda yang unggul, berbudaya dan berdaya saing;
Melakukan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, inklusif dan berkelanjutan;
Mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri dan berkelanjutan;
Mewujudkan kota Samarinda sebagai kota layak huni dengan perspektif stabilitas kamtibmas ketahanan sosial dan pembangunan ekonomi;
Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, berketahanan dan adaptif.
Andi Harun menegaskan keberhasilan Samarinda untuk mencapai visi dan misinya bergantung pada tata kelola pemerintahan yang inovatif, tangguh, dan adaptif.
Ia menekankan pentingnya partisipasi publik yang berkualitas dan keterlibatan semua pemangku kepentingan dalam setiap tahap pembangunan.
“Kami akan memastikan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan adaptif, serta melibatkan partisipasi publik yang berkualitas. Dengan ini, Samarinda bisa menjadi kota peradaban yang maju dan mewujudkan Kaltim yang lebih maju,” pungkasnya.(*)
Penulis: Devi Mogot





