Kepala Disdikbud Kota Samarinda: Penanganan Generasi Muda Harus Diperkuat!

Asli Nuryadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya Kota Samarinda, yang ditemui seusai acara pelantikan pengurus Komnasdik, Selasa (13/02/2024).

Ujarku.co – Pendidikan merupakan rekayasa sosial yang bertujuan untuk membentuk karakter, pendidikan tidak hanya sekedar membuat generasi muda cerdik dan pandai, namun harus berkarakter, berbudaya dan berakhlak.

Untuk mengindahkan hal tersebut harus memiliki strategis yang dapat dioptimalkan dengan menggerakkan guru dan sekolah, serta didukung dengan lembaga-lembaga pendidikan yang ikut menyokong untuk mengarusutamakan budaya Indonesia dalam lingkungan pendidikan.

“Kita semua pasti menyadari bahwa pendidikan itu memang harus dikeroyok, tenaga yang terlibat harus solid, saya meyakini bahwa kita semua punya tujuan yang sama, supaya dunia pendidikan nanti di kota Samarinda bisa lebih maju,” ujar Asli Nuryadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya Kota Samarinda, yang ditemui seusai acara pelantikan pengurus Komnasdik, Selasa (13/02/2024).

“Sudah ada PGRI, Ikatan Guru Indonesia, Dewan Pendidikan, kemudian ditambah lagi Komisi Nasional Pendidikan (Komnasdik) ya kita berharap supaya bisa terbantu lagi dengan adanya Komnasdik ini karena permasalahan di bidang pendidikan itu complicated,” tambahnya.

Banyaknya elemen-elemen pendidikan di kota Samarinda yang berbeda-beda merupakan tujuan untuk menangani permasalahan yang ada di bidang pendidikan, seperti halnya peningkatan sarana dan prasarana, menyeimbangi perkembangan teknologi serta memperkuat karakter generasi muda.

“Perbedaan yang ada hanya di cara masing-masing penanganan, guru untuk mengajar dan kalau kami ini kan lintas di dewan pendidikan itu bermacam-macam, tapi saya tidak mempermasalahkan perbedaannya, saya yakin tujuan kami semua pasti sama, dan saya terbantu misalnya nanti ada kesulitan Komnasdik juga punya tanggung jawab moral bagaimana dunia pendidikan itu bisa lebih baik,” tutur Asli Nuryadi.

“Terutama untuk sarana dan prasarana kita yang sangat kekurangan, kemudian ditambah lagi dengan tantangan perkembangan zaman, globalisasi, teknologi informasi jadi perlu penanganan-penanganan dasar terhadap generasi muda kita yang perlu diperkuat dari sisi karakter, akhlak yang luar biasa sekali karena pengaruh dari penggunaan media sosial yang kurang bijak,” tambahnya.

Penanganan tersebut memang butuh perhatian khusus demi terwujudnya penguatan generasi muda dari sisi karakter, budaya, serta akhlak dan spiritual yang harus terus dibina dan disokong oleh elemen-elemen yang terlibat di bidang pendidikan Kota Samarinda.

Penulis : Mogot

Editor : Tirta

Tag Berita

Bagikan

Komentar