Disdikbud Kota Samarinda Usulkan Tambah Insentif Rp 300 Ribu Kepada Guru GPK

Asli Nuryadin, Kepala Disdikbud Kota Samarinda.

Ujarku.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin menghadiri rapat dengar bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda.

Rapat dengar tersebut membahas progres Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2024 dan usulan program APBD Perubahan 2024, bertepatan di Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (19/6/2024).

Asli Nuryadi melaporkan bahwa seluruh program Disdikbud Kota Samarinda 2024 masih sedang berjalan. Salah satunya adalah pemberian tunjangan profesi guru yang bertahap dibayarkan selama 3 bulan terhitung dari Januari 2024.

“Guru-guru itu tunjangan profesinya kita bayarkan harusnya 6 bulan, nah ini masih kita cek anggaran di BPKD (Badan Pengelolaan Keuangan Daerah) Apakah sudah masuk semua dana dari pusat? Itu kendalanya,” jelas Asli Nuryadi.

Sementara untuk usulan, Asli Nuryadi merencanakan untuk memberikan tambahan insentif sebesar Rp300 ribu kepada 170 Guru GPK di Kota Samarinda. Guru GPK sendiri adalah guru khusus kelas inklusi atau pendidikan luar biasa.

“Sejauh ini penyaluran tunjangan lancar saja Alhamdulillah, ya walaupun kita belum bisa memuat semua jadi bertahap dan mengutamakan guru-guru kita yang honor itu,” ujar Asli.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar menyoroti pentingnya percepatan anggaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Samarinda. Terlebih untuk tunjangan para Guru.

Pasalnya, saat ini Disdikbud Kota samarinda memiliki porsi anggaran sebesar Rp1 triliun dari Rp5,9 triliun dari APBD. Namun serapan anggaran saat ini baru menyerap Rp800 miliar.

“Saat ini serapan itu baru masuk di Rp800 miliar. Kita harapkan mudah-mudahan nanti bisa dipenuhi sampai 20 persen,” pungkas Deni.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar