Ujarku.co – Dalam dialog “Tantang Pemimpin Tanya Pemuda” Andi Harun menekankan tiga pilar utama dalam pembangunan Samarinda jika dia kembali terpilih menjadi Wali Kota Samarinda. Ketiga pilar tersebut adalah inovasi, adaptasi, dan kolaborasi yang menggambarkan pendekatan yang kritis dan visioner untuk menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.
Pertama, inovasi menjadi landasan penting dalam upaya memajukan kota ini. Andi Harun menggarisbawahi bahwa inovasi bukan sekadar opsi, tetapi kebutuhan esensial di semua sektor.
“Inovasi harus menjadi bagian integral dari setiap proses, mulai dari pelayanan publik hingga pembangunan ekonomi. Pemerintah yang hanya mengandalkan pendekatan struktural tanpa sentuhan inovasi akan tertinggal dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelas Andi Harun, Minggu (29/9/2024).
Kedua, adaptasi terhadap perubahan global dan lokal menjadi kunci untuk menciptakan ketahanan ekonomi yang berkelanjutan.
“Bukan hanya di pemerintahan, bahkan termasuk anak-anak mudanya harus menjadi resonansi bagi Samarinda. Dunia sedang mengalami pergeseran dalam tatanan geopolitik, ekonomi, serta tantangan iklim. Samarinda tidak bisa mengabaikan perubahan ini,” ungkapnya.
Menurutnya, ketahanan tersebut akan menjadi jaminan setiap program yang direncanakan, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, dapat terus berlanjut meskipun dihadapkan pada tantangan yang tak terduga.
Terakhir, Andi Harun menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik antara pemerintah, swasta, maupun masyarakat, khususnya kaum muda.
Di tengah budaya kolaborasi yang semakin penting, setiap pihak harus berkontribusi dan berperan aktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
“Kita harus membudayakan beradaptasi dan kolaborasi, karena setiap suatu persoalan maupun rencana kerja tidak selalu mampu diatasi oleh satu atau dua pihak saja, kita memerlukan kolaborasi khususnya dengan pemuda,” jelasnya.
Menurut Andi Harun, Karang Taruna dan organisasi pemuda lainnya diharapkan dapat mengambil peran signifikan dalam pemberdayaan masyarakat, seni, dan budaya. Kolaborasi yang efektif, komunikasi yang lancar, dan aksi nyata adalah fondasi dalam menciptakan prestasi kolektif.
Dalam upayanya membangun kota yang lebih inovatif, adaptif, dan kolaboratif, Andi Harun mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat aktif.
“Tidak cukup jika hanya pemerintah yang bergerak, seluruh masyarakat Samarinda perlu bersatu untuk menciptakan kota yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)
Penulis: Devi Mogot
Editor: Tirta Wahyuda








