Ujarku.co – Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan menggelar Kampanye Akbar dan menyampaikan orasi politiknya, kampanye tersebut dihadiri oleh ribuan pendukung yang berasal dari 4 partai pengusung, Nasdem, PKS, PKB, dan Partai Ummat serta relawan di Lapangan Gor Kadrie Oening Samarinda, Rabu (07/02/2024)
Anies yang ditemani anak dan istrinya itu langsung menyapa pendukungnya dengan bertanya apakah mereka datang ke arena kampanye karena dibayar atau tidak? Sontak pada pendukung berteriak menyatakan mereka tidak dibayar sama sekali, tapi mereka datang untuk gerakan perubahan.
“Apakah ada yang datang karena bayaran, saya yakin kalian bukan jenis orang yang berkumpul karena di bayar, yang bisa dibeli harga dirinya. Kalian berkumpul disini untuk perubahan,” ujar Anies.
“Maka itu ketika kita bicara perubahan, perubahan ini bukan berarti hanya sekedar mengganti foto Presiden di ruang-ruangan, dalam artian jangan sampai foto presidennya ganti tapi kebijakannya tidak ganti, kita perlunya perubahan,” tambah Anies.
Pada kesempatan itu Anies menyinggung terkait kondisi pendidikan anak-anak di pelosok tanah air, dimana mereka menginginkan masa depan yang sama yang ada di perkotaan, namun mereka tidak memiliki kesempatan yang sama.
“Mereka menginginkan masa depan yang sama yang ada di perkotaan, banyak anak kita yang di pelosok tanah air punya kemampuan tetapi tidak dapat kesempatan, jika mereka dapat kesempatan, mereka tidak akan kalah hebat dari anak-anak yang ada di perkotaan,” serunya.
Anies kemudian menyampaikan untuk mewujudkan perubahan itu tantangannya memang tidaklah mudah, maka dari itu seluruh pendukung diharapkan mengawal kemenangan tidak hanya sampai pada pencoblosan di tanggal 14 Februari saja, tetapi juga sampai tahap perhitungan suara.
Penulis : Mogot
Editor : Tirta





