Ujarku.co – KPU Samarinda mengumumkan rencana pelaksanaan debat publik kedua untuk calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan pendekatan yang berbeda dibandingkan debat sebelumnya.
Firman Hidayat, Ketua KPU Samarinda, menjelaskan debat kali ini akan menitikberatkan pada pendalaman visi, misi, dan program kerja pasangan calon.
“Pada debat kedua kali ini, kami membuka ruang yang sangat lebar kepada masyarakat untuk memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait tema debat. Pertanyaan yang kami pilih akan memperhatikan substansi agar tetap relevan dengan visi dan misi yang ingin digali dari calon,” ujar Firman, Minggu (10/11/2024).
Firman menjelaskan berbeda dengan debat pertama yang menampilkan video masalah-masalah Samarinda, pada debat kedua ini masyarakat diberi kesempatan untuk berpartisipasi langsung. Pertanyaan dari masyarakat bisa disampaikan melalui WhatsApp atau email, dan KPU akan menyaringnya agar sesuai dengan tema debat yang sudah ditetapkan.
“Tim panelis akan memilih pertanyaan masyarakat berdasarkan substansinya tanpa mengurangi esensi pertanyaan itu sendiri. Kami ingin melibatkan peran serta masyarakat seluas mungkin, namun tetap dalam aturan yang berlaku,” jelas Firman.
Debat ketiga juga tengah dalam tahap persiapan dan direncanakan akan digelar pada 21 November di Jakarta. Firman menyebutkan KPU Samarinda akan melakukan konsultasi dengan KPU Provinsi untuk memastikan seluruh teknis dan format debat selanjutnya memenuhi aturan dan mendapatkan legitimasi resmi.(*)
Penulis: Devi Mogot





