Ujarku.co – Bulog Samarinda secara aktif mengurangi inflasi dengan mendistribusikan beras kepada masyarakat miskin, yang merupakan bagian penting dari Program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Kegiatan bantuan pangan yang memenuhi kriteria pemerintah ini telah berlangsung hingga pertengahan Maret, menunjukkan komitmen pemerintah kota Samarinda dalam menurunkan inflasi.
“Ada banyak kegiatan yang kami lakukan untuk membantu menahan laju inflasi, seperti melalui gerakan pangan murah, pasar murah, operasi pasar, dan penyaluran bantuan pangan,” ujar Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Samarinda, Maradona Singal, Kamis (14/3/2024).

Pendistribusian ini merupakan bagian dari Program CPP untuk meningkatkan pasokan pangan, menjamin stabilitas waktu dan antar daerah, serta mengantisipasi kerawanan pangan. Terdapat 6 kabupaten/kota antara lain Kota Samarinda, Bontang, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu yang menjadi sasaran penyaluran beras bantuan pangan sebanyak 10 kilogram per bulan.
“Tujuan lainnya adalah untuk mencegah laju inflasi, karena dengan tercukupinya beras sampai ke rumah tangga, dipastikan tingkat permintaan beras di pasar akan berkurang yang tentunya dapat mengurangi inflasi,” tuturnya.
Program CPP memberikan bantuan kepada keluarga yang minim pangan, keluarga miskin, atau yang mempunyai potensi anak stunting atau gizi buruk, dengan tarif bantuan bulanan sebesar 10 kg per KPM.(*)
Penulis: Devi Mogot
Editor: Tirta





