PUPR-PERA Dorong Percepatan Sanitasi dan Air Bersih di Kaltim

Fitra Firnanda, Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim

Ujarku.co – Fitra Firnanda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti pentingnya sanitasi dan penyediaan air bersih sebagai bagian dari program pembangunan regional.

Ia menjelaskan kewenangan PUPR-PERA Kaltim lebih berfokus pada proyek berskala regional, yang mencakup antar kabupaten dan kota.

“Kami sedang menggarap beberapa proyek regional, seperti di Loa Janan, Bontang-Kutim, SPAM Indominco, dan SPAM Marangkayu. Namun, untuk sanitasi, lebih banyak kewenangan ada di kabupaten dan kota,” ujarnya di Hotel Grand Verona, Samarinda, Selasa (19/11/2024).

Meski begitu, PUPR-PERA terus memberikan dukungan berupa pembinaan dan pelatihan teknis kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk mempercepat pelaksanaan program sanitasi.

“Kami selalu mengadakan bimbingan teknis dan pembinaan setiap tahun kepada kabupaten-kota untuk meningkatkan percepatan sanitasi,” tambahnya.

Fitra Firnanda juga menekankan regionalisasi sanitasi kurang efektif karena jarak antar kabupaten dan kota di Kaltim yang berjauhan.

“Kalau sanitasi dibuat regional, itu tidak efisien. Jarak antar kabupaten dan kota jauh, sehingga akan sulit untuk membangun sistem komunal yang terintegrasi,” jelasnya.

Sebagai target, PUPR-PERA berharap sanitasi dan air bersih dapat tercapai 100 persen pada 2030. Namun, ia menyebut tantangan terbesar adalah meningkatkan kesadaran masyarakat pedesaan.

“Masih banyak masyarakat di pedesaan yang belum sadar pentingnya sanitasi. Banyak yang masih buang air besar sembarangan, bahkan di pinggir sungai. Tapi kita terus dorong perubahan ini pelan-pelan,” tutupnya.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar