Kursi Pimpinan DPRD Kaltim Diisi Legislator Perempuan

Ananda Emira Moeis, Wakil Ketua II DPRD Kaltim

Ujarku.co – Ananda Emira Moeis dari Fraksi PDIP resmi dilantik sebagai Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur periode 2024-2029 pada Kamis (10/10/2024).

Kehadiran Ananda dalam jajaran pimpinan DPRD Kaltim menjadi angin segar bagi representasi perempuan di dunia politik daerah.

Dalam keterangannya, Ananda menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk menduduki posisi strategis tersebut.

“Belum pernah ada perempuan yang berada di jajaran pimpinan. Ini menjadi langkah penting untuk menyuarakan kepentingan perempuan. Namun, yang paling penting adalah tetap bekerja untuk masyarakat Kaltim, baik laki-laki maupun perempuan,” ujarnya kepada awak media.

Sebagai salah satu perempuan yang kini menjabat posisi tinggi di DPRD Kaltim, Ananda menegaskan pentingnya kerja keras dan kolaborasi tanpa memandang gender.

Ia juga menyoroti keterlibatan perempuan dalam politik, khususnya di Kaltim, yang terus berkembang seiring dengan adanya kuota keterwakilan perempuan dalam pemilihan legislatif.

“Setiap partai politik kini memberikan kesempatan besar bagi perempuan. Dengan adanya kuota minimal 30% keterwakilan perempuan, saya melihat ini sebagai perkembangan positif. Perempuan di Kaltim sudah semakin banyak yang terlibat di politik, dan hal ini harus terus didukung,” tambahnya.

Ananda juga menekankan pentingnya dukungan sesama perempuan untuk memperkuat peran mereka dalam pembangunan di Kaltim. Menurutnya, perempuan harus saling mendukung dan bekerja bersama untuk kesejahteraan masyarakat.

“Perempuan di Kaltim, khususnya, harus saling mendukung. Siapa lagi yang akan mendukung kita kalau bukan sesama perempuan?” tegasnya.

Ke depan, Ananda berkomitmen untuk fokus pada beberapa isu penting, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, pendidikan, serta hak-hak disabilitas.

Ia berharap dapat menyerap aspirasi masyarakat dan mengintegrasikannya dalam kebijakan pembangunan di Kaltim.

“Saya ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat, terutama terkait pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan disabilitas, menjadi bagian penting dalam pembangunan di Kaltim,” tutupnya.(*)

Penulis: Devi Mogot

Editor: Tirta Wahyuda

Tag Berita

Bagikan

Komentar