Menuju Pilkada 2024 Mineral Town, Membedah Siapa Saja Tokoh Potensial Masuk Bursa Pencalonan (1)

Ilustrasi oleh Ujarku.co, diolah dari berbagai sumber

Menelusuri Universe Harvest Moon Bagian 3.0

Wali Kota Thomas boleh saja berkuasa selama belasan tahun.

Sudah saatnya Thomas meninggalkan kursi empuknya.

#2024GantiWaliKota, bergema di seluruh sudut Mineral Town.

Mari kita melamun, kalau Thomas purna tugas dari kursi wali kota. Siapa tokoh potensial yang bakal bersaing di pesta demokrasi itu.

////

Ujarku.co

Thomas hampir pasti purna tugas sebagai Wali Kota Mineral Town.

Pemilu serentak bakal digelar pada 2024 mendatang, termasuk Pilkada Mineral Town.

Bukan karena terbatas periode, Thomas harus merelakan jabatan empuknya, lantaran sudah belasan tahun mengabdi, Mineral Town tidak juga mengalami perubahan berarti.

Thomas itu Wali Kota Mineral Town yang ke-14. Artinya sudah 14 kali jabatan wali kota berganti, tapi belum ada model trasportasi publik di kota itu.

Infrastruktur kota pun terbatas. Pembangunan mandek. Padahal Mineral Town punya bonus demografi yang berpotensi mengembangkan kota.

Anak mudanya melimpah, sayang jika tidak diberdayakan.

Pilkada 2024 dipastikan bakal bertabur tokoh, serupa perang bintang. Banyak tokoh potensial yang akan muncul.

Siapa saja mereka?

Sebelum merinci para bakal calon. Terlebih dahulu kita perkenalkan para pengawas independen Pilkada Mineral Town, yang akan diisi oleh Tokoh Senior.

Perkenalkan para pengawas independen kita;
1. Ellen (Tokoh Senior Perwakilan Perempuan)
2. Greg (Tokoh Perwakilan Nelayan)
3. Saibara (Tokoh Perwakilan Industri Extraktif)
4. Barley (Tokoh Perwakilan Petani)
5. Thomas (Demisioner Wali Kota Mineral Town)

Mereka berlima bakal bertugas layaknya Bawaslu di Pilkada Mineral Town 2024.

Total daftar pemilih tetap (DPT) ada 38 pemilih, tanpa mendaftarkan May dan Stu, karena memang belum cukup umur memberikan suaranya.

Selain itu 38 pemilih yang terdaftar di DPT, tidak memasukan nama Won.

Won diketahui warga asing yang berdagang ke Mineral Town. Alhasil, yang bersangkutan tidak memiliki hak pilih.

Lantaran hanya memiliki 38 pemilih, dipastikan hanya ada satu TPS (tempat pemungutan suara), dipusatkan lapangan alun-alun kota, tempat biasa menggelar festival.

Petugas TPS akan diisi para anak muda.

Total ada 10 anak muda dari 38 pemilik suara. Dipastikan di Pilkada 2024 nanti, suara anak muda bakal punya peranan penting.

Suara emak-emak Mineral Town juga tidak bisa dianggap remeh.

Total emak-emak ditambah satu nenek memiliki total 7 suara.

Sementara bapak-bapak memegang 11 suara. (*)

Apa Jadinya Jika Pengawas Pilkada Tidak Netral

Komposisi pengawas independen berasal dari perwakilan beberapa sektor, membuat badan pengawas independen ini rawan disusupi kepentingan.

Terlebih ada salah seorang tim pengawas independen diisi oleh Thomas (Mantan Wali Kota Mineral Town).

Thomas usai turun dari kursi wali kota, dirinya paling berpotensi menjadi King Maker di Pilkada 2024.

Thomas dipastikan bakal melakukan gerakan demi memenangkan sang anak (Harris) menjadi wali kota.

Pemenangan Harris, bakal jadi prioritas Thomas, guna mempermudah estafet kepemimpinan.

Bisa jadi, dengan kemenangan Harris sebagai wali kota, Thomas akan masih memiliki kontrol terhadap kebijakan pemerintah kota.

Ellen, juga bakal bergerak memenangkan calon wali kota dari unsur perwakilan perempuan.

Sebuah kata bijak; “Suara ibu, suara keluarga,”

Pastinya, itu akan jadi jualan calon dari unsur perempuan guna memuluskan langkah memenangkan pilkada.

Saibara, diprediksi bakal menguliti program dan visi misi calon wali kota. Khususnya terkait upaya pengembangan ekonomi daerah sektor pertambangan, dan energi terbarukan.

Barley, tokoh perwakilan peternak mungkin bisa sedikit sombong.

Bagaimana tidak, pergerakan roda ekonomi Mineral Town, mayoritas bersumber dari industri pertanian dalam arti luas (pertanian, perkebunan, dan peternakan).

Sektor pangan mendominasi pertumbuhan ekonomi kota.

Artinya, Barley berpotensi memberikan dukungan penuh pada calon yang memiliki inovasi teknologi pangan.

Sementara Greg, kemungkinan membawa kegelisahan masyarakat pesisir Mineral Town.

Banyak persoalan di sana. Tentunya diperlukan terobosan penyelamatan lingkungan.

Dan, sekarang.

Kita akan berkenalan dengan enam kandidat Bakal Calon Wali Kota Mineral Town.

Keenam bakal calon ini punya reputasi di masyarakat.

Dengan sumber daya yang dimiliki. Mereka punya peluang yang sama menduduki kursi Mineral Town Satu.

Berikut daftar tokoh potensial menjadi Bakal Calon Wali Kota Mineral Town;
1. Carter (Tokoh Agama)
2. Duke (Pemilik Kebun Anggur)
3. Lillia (Perwakilan Unsur Perempuan)
4. Jeff (Pemilik Supermarket)
5. Harris (Aparat Hukum)
6. Doug (Pemilik Penginapan dan Restoran)

Bersambung…

 

Penulis;
SL/Ujarku.co
Pengamat Politik Mineral Town

Tag Berita

Bagikan

Komentar