Ujarku.co – Sebuah pabrik pengolahan jahe yang diberi nama Rumah Produksi Bersama (RPB) Jahe telah dibangun di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pabrik ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi para petani jahe di desa tersebut yang mengalami kesulitan dalam menjual hasil panennya.
Muhammad Kholil, Kepala Desa Jonggon Jaya, mengatakan bahwa pabrik RPB Jahe sudah hampir rampung dan akan segera dioperasikan. Ia berharap pabrik ini dapat meningkatkan nilai tambah jahe yang dihasilkan oleh petaninya.
“Dengan adanya RPB ini, kami berharap harga jahe bisa stabil dan petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Selama ini, petani sering merugi karena harga jahe yang tidak menentu dan adanya virus yang menyerang tanaman,” ujar Kholil.
Kholil menuturkan bahwa para petani jahe di Desa Jonggon Jaya kini mulai termotivasi untuk menanam jahe lagi. Beberapa di antara mereka bahkan sudah membuka lahan baru untuk menanam jahe, mengingat curah hujan yang sudah mulai meningkat.
“Petani kami sudah mulai bersemangat lagi untuk menanam jahe. Apalagi, kemarin kami juga mendapatkan bantuan bibit jahe sebanyak 10 ton dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Ini sangat membantu kami untuk mengembangkan usaha jahe kami,” kata Kholil.
Desa Jonggon Jaya merupakan salah satu desa penghasil jahe terbesar di Kukar. Namun, selama ini petani jahe di desa ini belum mendapatkan fasilitas pengolahan yang memadai. Dengan adanya RPB Jahe, Kholil berharap petani jahe di desanya dapat lebih sejahtera dan semangat menanam.
“Nanam jahe itu tidak mudah, perlu perawatan yang intensif. Tapi kami tidak akan menyerah, kami akan terus berusaha untuk menghasilkan jahe yang berkualitas. Mudah-mudahan dengan adanya RPB Jahe, kami bisa lebih maju dan mandiri,” pungkas Kholil. (ADV/DiskominfoKukar)
Penulis: Nfl
Editor: Tirta








